E-Learning

Fakultas Teknik - Jurusan Arsitektur (S-1 )
Kembali Ke List Matakuliah

TOMY HENDARMAN., ST., M.KOM

SENIN 07:50 - 10:20
Pertemuan Materi
01

Modul 01 - PENDAHULUAN

Akhir-akhir ini cara kerja arsitek telah mengalami perubahan yang cukup drastis. Jika dahulu arsitek menggambar dengan menggunakan alat-alat gambar manual dan dilakukan di atas meja gambar, maka sekarang hal tersebut sudah sangat jarang dilakukan karena telah berubah dengan menggunakan komputer yang dilengkapi dengan software CAD (Computer Aided Design), BIM, dan lain-lain.

Sketchup adalah salah satu contoh software yang dapat digunakan untuk perancangan. Antarmukanya yang menampilkan objek gambar dalam format 3Dimensi yang sudah disertai dengan tekstur, sangat memudahkan untuk kalangan teknik arsitektur maupun desain interior, atau bagi bidang perancangan lainnya. Sketchup sendiri tidaklah cukup, untuk kebutuhan rendering dan animasi. 

Sekarang ini masih ada beberapa software khusus yang lebih mudah dan lebih baik dalam penggunaan serta hasilnya. Contoh software untuk rendering dan animasi di kalangan arsitektur dan desain interior adalah Lumion yang menawarkan banyak template lingkungan dan suasana atmosfir yang berbeda serta elemen-elemen arsitektural lainnya yang sangat berguna untuk melengkapi suasana sehingga bangunan yang telah dirancang dapat ditempatkan pada lingkungan yang sesuai dan kemudian bisa diproses untuk rendering dengan hasil yang sangat realistis. 

Software lainnya yang juga dapat digunakan oleh para arsitek dan desainer interior adalah Enscape yang dapat menjadi software rendering untuk file Sketchup. Dengan memanfaatkan fasilitas graphic card, Enscape dapat menghasilkan tampilan realistis dari file Sketchup sehingga akan sangat mempermudah proses rendering. Selain itu, Enscape juga dibekali dengan library objek seperti manusia, binatang, pohon, atmosfer dan sebagainya yang sangat diperlukan pada proses rendering.


File Materi : Download
02

Modul 02 - Mengenal Sketchup

Dewasa ini banyak software khusus desain yang tersedia dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya. Perkembangan ini di satu sisi sangat menggembirakan karena dapat menunjang berbagai aktivitas yang membutuhkan cara-cara tersendiri agar bisa terlaksana dengan baik. Contohnya ketika seorang arsitek berkomunikasi dengan klien, dibutuhkan media yang dapat dengan mudah dilihat dan diubah oleh kedua belah pihak sehingga baik arsitek maupun klien bisa melihat berbagai kemungkinan yang ada dan kemudian dapat menyepakati rancangan dan perubahan yang dilakukan bersama.

Oleh karena itu, dibutuhkan software yang dapat mewadahi kedua pihak tersebut sehingga keduanya dapat membicarakan rancangan yang sedang dibuat dan memilih berbagai kemungkinan yang ditawarkan. Salah satu software yang dapat menjadi jembatan antara arsitek dan klien adalah Sketchup yang memiliki kemampuan untuk memperlihatkan rancangan secara 3Dimensi lebih cepat dan praktis tanpa harus menunggu proses rendering.

Sketchup dapat dipergunakan dengan standar ukuran yang berbeda-beda. Kita harus memilih standar ukuran yang akan kita gunakan agar memudahkan proses pembuatan gambar 3dimensi disesuaikan dengan ukuran yang biasa kita gunakan sehari-hari.

Hal yang harus kita lakukan pertama kali adalah memilih Template yang disesuaikan dengan ukuran yang biasa kita gunakan. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap system kerja kita karena semua yang kita buat menggunakan ukuran sesuai dengan Template yang kita pilih. Sebagai contoh, untuk mengenal secara umum cara kerja Sketchup dengan menggunakan ukuran metric, klik pada Template, kemudian pilih: Simple Template - Meters


File Materi : Download
03

MODUL 03 - Menggunakan Group pada Sketchup 

Keuntungan penggunaan Group pada Sketchup adalah, kita bisa bekerja dengan lebih cepat karena objek-objek yang berbeda dapat kita buat secara terpisah sehingga terhindar dari kesulitan memisahkannya. 

Keuntungan lain yang dapat kita peroleh dengan membuat Group adalah kemudahan untuk melakukan transformasi objek, seperti proses memindahkan (move), memutar (rotate), memperbesar atau memperkecil (scale), mencerminkan (mirror), serta memudahkan proses menggandakan objek (copy).


File Materi : Download
04

MODUL 04 - COPY dan TRANSFORM

 


File Materi : Download
05

Modul 05 - Menggambar Atap

Berbeda dengan AutoCAD, menggambar atap dengan menggunakan Sketchup sedikit lebih rumit karena harus membuat garis bantu untuk menempatkan garis tengah atap. Selain itu, bentuk atap yang tidak berbentuk persegi (trapesium) juga menjadi tantangan tersendiri karena harus membuat banyak garis bantu untuk menempatkan garis-garis atap tersebut. 

Menggambar atap di Sketchup dapat dimulai dengan menggambar bentuk dasar atap, yakni gambar rectangle, dilanjutkan dengan membuat garis bantu untuk menentukan posisi dan garis tengah atap (garis bubungan dan jurai). Dari garis tengah atap tersebut, kita dapat menarik garis ke arah vertikal. Sudut kemiringan atap dapat dibentuk dengan memutar garis vertikal di bagian sisi atap. Baru kemudian bidang atap dibentuk dengan menghubungkan garis bubungan tersebut dengan bentuk dasar atap. Dengan cara ini, maka kita dapat menggambar bentuk atap yang lebih rumit dari bentuk atap limas.


File Materi : Download
06
07
08
09
10
11
12
13
14